#AmosXP { margin-top:50px; margin-right:30px; position: absolute; font-family: 'Age', cursive; font-size: 30px; text-shadow: 0 1px 0 #fff, 0 2px 0 #bbb, 0 3px 0 #aaa, 0 4px 0 #aaa, 0 5px 0 #999, 0 6px 1px #000, 0 0px 3px #000, 0 1px 3px #000, 0 3px 5px #000, 0 5px 10px #000, 0 5px 20px #000; -webkit-transform: rotate(325deg); -moz-transform: rotate(325deg); -o-transform: rotate(325deg); writing-mode: lr-tb; }

Plurk

Senin, 08 Juni 2015

Hari/tanggal :
IDENFIKASI KERUSAKAN, PEMERIKSAAN DAN PERBAIKAN
Job no :
Waktu : 1 x Tatap Muka
Dosen : Ir. Husin Bugis, M. Si



A.    JUDUL
Idenfikasi erusakan, Pemeriksaan dan Perbaikan

B.     TUJUAN
Dalam praktek motor bakar ini memiliki tuuan yaitu :
ü  Menerapkan kemampuan dan keterampilan yang di diapatkan dibengkel
ü  Menyelesaikan laporan
ü  Menegtahui lagkah langah dan pemeliharaan karburator
ü  Mengetahui cara mengidenfikasikan mesin
ü  Mengetahui apa saja yang erlu diperbaiki
ü  Mengetahui esalahan-kesalahan mesin saat menghidupkan

C.    ALAT
ü  Toolbox
ü  Chompressor
ü  Kunci T
ü  Timpan








D.    TEORI DASAR

Karburator adalah sebuah alat yang mencampurkan udara yang bahan bakar untuk sebuah mesin pembongkaran dalam.
Karburator berfungsi untuk mencampur bahan bakar dengan udara dalam ukuran yang tepat ( sesuai kebutuhan ) untuk kemudian disalurkan ke dalam ruang pembakaran dalam bentuk kabut.
Kebersihan dan penyetelan yang tepat pada karburator sangat berpengaruh pada kinerja mesin secara keseluruhan, karburator yang tidak berfungsi dengan baikdapat mempengaruhi suplai bahan bakar. Dan bila itu terjadi maka pembongkaran menjadi tidak sempurna dan juga mengakibatkan mesin cepat panas dan knalpot dapat mengeluarkan asap yang tidak normal sehingga mengakibatkan terjadinya polusi.


1.      Prinsip Dasar dan cara kerja karburator

Prinsip kerja karburator sama dengan prinsip penyetelan dengan tekanan udara ( bekerja berdasarkan perbedaan tekanan ). Suatu bidang diisi dengan bensin kemudian disiapkan sebuah pipa penyomprot dimana salah satu ujungnya teredam didalam bensin dan ujung lainnya berada pada atmosfir.
Setelah itu, diberikan pipa penekan agar terjadi penurunan tekanan didalam tabung akan terhisap didalam pipa penyomprot dan membentuk partikel kecil saat terdorong oleh udara dan tercampurlah antar partikel bensin dengan udara.
Semakin cepat aliran udara pada pipa penekan, maka akan semakin rendah pada pipa penyomprot dan bensin terhisap juga akan semakin banyak.

2.      Mengidenfikasi masalah mesin kurang sempurna
a.       Gejala
Ø  Mesin susah dinyalakan
Ø  Suara mesin saat menyala batuk-batuk ( tidak stabil )
b.      Kerusakan
Ø  Saluran-saluran didalam karburator kotor
Ø  Businya tidak menyalasecara konstan ( kerenggangan busi terlalu rapat )
Ø  Gas sisa pembakaran tidak dapat keluar secara lancar dari kanlpot
Ø  Sehingga udara yang tersumbat mempengaruhi komposisi bensin dan udara sehingga tercampur terlalu banyak
Ø  Waktu pengapian kurang tepat, terlalu cepat menyala atau terlalu lambat menyala.

c.       Penyebab
Ø  Jika saluran pada karburator kotor penyebabnya yaitu terjadi kerat pada tangki bahan bakaer sehingga masuk kedalam ruang karburator sehingga lubang-0lubang didalam karburator tersumbat
Ø  Pada busi kondisi dengan menyala tidak stabil biasanya disebabkan banyaknya kerak-kerak sisa pembakaran yang menempel pada kepala busi dan biasanya juga disebabkan karena terlalu rapat celah pada busi
Ø  Gas sisa pembakaran tidak dapat keluar dengan lancar yang disebabkan karena penyetelan katub masuk dan lubang tidak sesuai klasifikasi.
Ø  Saringan udara tersumbat karena banyaknya jumlah debu yang masuk kedalam saringan udara sehingga debu tersebut menempel dan menutupi saringan udara.
Ø  Pengapian kurang tepat menyala disebabkan karena kurang tepatnya penyetelan platina sehingga loncatan bunga api tidak sesuai.

d.      Perbaikan
Ø  Melakukan pembongkaran pada karburator dan bersihkan komponennya
Ø  Dan kotoran yang menyumbat ke lubang main jet dan slow jet
Ø  Bersihkan kepla busi dan kerak-kerak sisa pembangkaran dan stel kerenggangan kepala busi agar percikan bunga api sesuai saat proses pembakaran.
Ø  Jika gas buang tidak keluar dengan lancar dari knal[pot maka stel celah katub masuk dan buang.
Ø  Bersihkan saringan udara dengan menggunakan kuas dan cairan setelah melakukan pembersihan, kerinkan saringan udara menggunakan kompressor
Ø  Jika pengapian kurang tepat permasalahan ini karena penyetelan telah dilakukan tetapi masih sama maka lakukan pergantian-pergantian pada komponen platina.

3.      Pembersihan karburator
Ø  Buka rumah filter udara serta dengan kunci 10-12 mm
Ø  Buka setelan udara yang ada disebuah kanan bawah karburator sampai lepas supaya bensin yang ada di dalam pelampung habis, lalu bautnya disimpan jangan sampai hilang
Ø  Lalu buka baut 14 mm penutup. Spoyer yang ada dalam karburator. Somprotlah spoyer dan baut setelah angin karburator clener.
Ø  Setelah diselesai disomprot pasang kembali baut tadi dan hidupkan kembali mesin mobil.
Ø  Setel;ah angin yang masuk ke karburator supaya longgar kira-kira 15 putaran lalu bekab dengan tela[pak tangan beberapa kali. Tujuannya untuk mengeluarkan kotoran yang tersisa dari dalam karburator
Ø  Lanjutkan somprot karburator clener kedalam karburator, makaputaran mesin akan turun dan seperti mau mati sebaik nya maka putaran dengan membuka gas. Apabila mati mesin silahkan hidupkan kembali
Ø  Setelah selesai membersihkan stel kembali angin tutup baut setelah itu kira-kira mesin mau mati lalu putar untuk membuka kira-kira 1,5 putaran.

a.       Cara kerja membersihkan karburator
Ø  Lepas karburator dari manifold / dudukannya
Ø  Buka mangkok karburator dan bersihkan. Buka mangkok karburator dan lihat kedepan yang berbentuk atau ada kontaminasi air didalam mangkok. Bersihkan menggunakan kuas dan bilas dengan bersih kembali agar mangkok menjadi bersih.
Ø  Lepaskan pilot jet dan lepaskan dengan cara menutup sekuat-kuatnya
Ø  Lepas main jet dan bersihkan
Ø  Lepaskan naudle jet dan bersihkan. Bersihkan badan karburasi dan lubang dan tutup lubang ujung  karburator agar tidak ada kotoran yang menyumbat aliran udara.
Ø  Rakit kembali dan pasangkan kedudukannya. Semua setelah selesai dan saatnya merakit kembali karburator, jangan lupa menyetel kembali setelah campuran bahan bakar kembali.
Ø  Pasang kembali komponen-komponennya kemudian pasang kembali karburator,dan pasang kembali selang yang dilipat.
b.      Star panjang mesin sampai hidup. Jika sukar hidup star kembali sambil membekap karburator.
c.       Lakukan penyetelan angin ( kepala karburator, caranya putar setelan idle / lengan searah jarum jam sampai Rpm turun, kemudian kembalikan arah putaran dan berhenti saat Rpm, paling tinggi dan stabil putaran mesin setelah dapat setelan angin yang pas terakhir stel putaran longgar menurut keinginan sendiri.








PENUTUP

            Dapat disimpulakn bahwa karburator merupakan komponen yang sangat penting, titik karburator dapat diartikan sebuah jantung bagi mesin. Karena tanpa bahan bakar ini, mesin tak akan berfungsi, untuk itulah perlu adanya perhatian khusus terhadap komponen ini. Adanya kendala-kendala yang menghambat aliran bahan bakar pada karburator dapat membawa patokan pada sepeda motor.
            Karburator yang tidak dapat berfungsi dengan baik dapat mempengaruhi suplai bahan bakar dan bila itu terjadi maka pembakaran menjadi tidak sempurna. Selain itu, pembakaran yang tidak sempurna dapat mengakibatkan mesin cepat panas, dan knalpot mengeluarkan asap yang tidak normal.




0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More