Hari/tanggal :
|
IDENFIKASI
KERUSAKAN, PEMERIKSAAN DAN PERBAIKAN
|
Job no :
|
Waktu : 1 x Tatap Muka
|
Dosen : Ir. Husin Bugis, M. Si
|
A.
JUDUL
Idenfikasi
erusakan, Pemeriksaan dan Perbaikan
B.
TUJUAN
Dalam
praktek motor bakar ini memiliki tuuan yaitu :
ü Menerapkan
kemampuan dan keterampilan yang di diapatkan dibengkel
ü Menyelesaikan
laporan
ü Menegtahui
lagkah langah dan pemeliharaan karburator
ü Mengetahui
cara mengidenfikasikan mesin
ü Mengetahui
apa saja yang erlu diperbaiki
ü Mengetahui
esalahan-kesalahan mesin saat menghidupkan
C.
ALAT
ü Chompressor
ü Kunci
T
ü Timpan
D.
TEORI
DASAR
Karburator adalah sebuah alat yang mencampurkan
udara yang bahan bakar untuk sebuah mesin pembongkaran dalam.
Karburator berfungsi untuk mencampur bahan bakar
dengan udara dalam ukuran yang tepat ( sesuai kebutuhan ) untuk kemudian
disalurkan ke dalam ruang pembakaran dalam bentuk kabut.
Kebersihan dan penyetelan yang tepat pada karburator
sangat berpengaruh pada kinerja mesin secara keseluruhan, karburator yang tidak
berfungsi dengan baikdapat mempengaruhi suplai bahan bakar. Dan bila itu
terjadi maka pembongkaran menjadi tidak sempurna dan juga mengakibatkan mesin
cepat panas dan knalpot dapat mengeluarkan asap yang tidak normal sehingga
mengakibatkan terjadinya polusi.
1. Prinsip
Dasar dan cara kerja karburator
Prinsip kerja karburator sama dengan prinsip
penyetelan dengan tekanan udara ( bekerja berdasarkan perbedaan tekanan ).
Suatu bidang diisi dengan bensin kemudian disiapkan sebuah pipa penyomprot
dimana salah satu ujungnya teredam didalam bensin dan ujung lainnya berada pada
atmosfir.
Setelah itu, diberikan pipa penekan agar terjadi
penurunan tekanan didalam tabung akan terhisap didalam pipa penyomprot dan
membentuk partikel kecil saat terdorong oleh udara dan tercampurlah antar
partikel bensin dengan udara.
Semakin cepat aliran udara pada pipa penekan, maka
akan semakin rendah pada pipa penyomprot dan bensin terhisap juga akan semakin
banyak.
2. Mengidenfikasi
masalah mesin kurang sempurna
a. Gejala
Ø Mesin
susah dinyalakan
Ø Suara
mesin saat menyala batuk-batuk ( tidak stabil )
b. Kerusakan
Ø Saluran-saluran
didalam karburator kotor
Ø Businya
tidak menyalasecara konstan ( kerenggangan busi terlalu rapat )
Ø Gas
sisa pembakaran tidak dapat keluar secara lancar dari kanlpot
Ø Sehingga
udara yang tersumbat mempengaruhi komposisi bensin dan udara sehingga tercampur
terlalu banyak
Ø Waktu
pengapian kurang tepat, terlalu cepat menyala atau terlalu lambat menyala.
c. Penyebab
Ø Jika
saluran pada karburator kotor penyebabnya yaitu terjadi kerat pada tangki bahan
bakaer sehingga masuk kedalam ruang karburator sehingga lubang-0lubang didalam
karburator tersumbat
Ø Pada
busi kondisi dengan menyala tidak stabil biasanya disebabkan banyaknya
kerak-kerak sisa pembakaran yang menempel pada kepala busi dan biasanya juga
disebabkan karena terlalu rapat celah pada busi
Ø Gas
sisa pembakaran tidak dapat keluar dengan lancar yang disebabkan karena
penyetelan katub masuk dan lubang tidak sesuai klasifikasi.
Ø Saringan
udara tersumbat karena banyaknya jumlah debu yang masuk kedalam saringan udara
sehingga debu tersebut menempel dan menutupi saringan udara.
Ø Pengapian
kurang tepat menyala disebabkan karena kurang tepatnya penyetelan platina
sehingga loncatan bunga api tidak sesuai.
d. Perbaikan
Ø Dan
kotoran yang menyumbat ke lubang main jet dan slow jet
Ø Bersihkan
kepla busi dan kerak-kerak sisa pembangkaran dan stel kerenggangan kepala busi
agar percikan bunga api sesuai saat proses pembakaran.
Ø Jika
gas buang tidak keluar dengan lancar dari knal[pot maka stel celah katub masuk
dan buang.
Ø Bersihkan
saringan udara dengan menggunakan kuas dan cairan setelah melakukan
pembersihan, kerinkan saringan udara menggunakan kompressor
Ø Jika
pengapian kurang tepat permasalahan ini karena penyetelan telah dilakukan
tetapi masih sama maka lakukan pergantian-pergantian pada komponen platina.
3. Pembersihan
karburator
Ø Buka
rumah filter udara serta dengan kunci 10-12 mm
Ø Buka
setelan udara yang ada disebuah kanan bawah karburator sampai lepas supaya
bensin yang ada di dalam pelampung habis, lalu bautnya disimpan jangan sampai
hilang
Ø Lalu
buka baut 14 mm penutup. Spoyer yang ada dalam karburator. Somprotlah spoyer
dan baut setelah angin karburator clener.
Ø Setel;ah
angin yang masuk ke karburator supaya longgar kira-kira 15 putaran lalu bekab
dengan tela[pak tangan beberapa kali. Tujuannya untuk mengeluarkan kotoran yang
tersisa dari dalam karburator
Ø Lanjutkan
somprot karburator clener kedalam karburator, makaputaran mesin akan turun dan
seperti mau mati sebaik nya maka putaran dengan membuka gas. Apabila mati mesin
silahkan hidupkan kembali
Ø Setelah
selesai membersihkan stel kembali angin tutup baut setelah itu kira-kira mesin
mau mati lalu putar untuk membuka kira-kira 1,5 putaran.
a. Cara
kerja membersihkan karburator
Ø Lepas
karburator dari manifold / dudukannya
Ø Buka
mangkok karburator dan bersihkan. Buka mangkok karburator dan lihat kedepan
yang berbentuk atau ada kontaminasi air didalam mangkok. Bersihkan menggunakan
kuas dan bilas dengan bersih kembali agar mangkok menjadi bersih.
Ø Lepas
main jet dan bersihkan
Ø Lepaskan
naudle jet dan bersihkan. Bersihkan badan karburasi dan lubang dan tutup lubang
ujung karburator agar tidak ada kotoran
yang menyumbat aliran udara.
Ø Rakit
kembali dan pasangkan kedudukannya. Semua setelah selesai dan saatnya merakit
kembali karburator, jangan lupa menyetel kembali setelah campuran bahan bakar
kembali.
Ø Pasang
kembali komponen-komponennya kemudian pasang kembali karburator,dan pasang
kembali selang yang dilipat.
c. Lakukan
penyetelan angin ( kepala karburator, caranya putar setelan idle / lengan
searah jarum jam sampai Rpm turun, kemudian kembalikan arah putaran dan
berhenti saat Rpm, paling tinggi dan stabil putaran mesin setelah dapat setelan
angin yang pas terakhir stel putaran longgar menurut keinginan sendiri.
PENUTUP
Dapat disimpulakn bahwa karburator
merupakan komponen yang sangat penting, titik karburator dapat diartikan sebuah
jantung bagi mesin. Karena tanpa bahan bakar ini, mesin tak akan berfungsi,
untuk itulah perlu adanya perhatian khusus terhadap komponen ini. Adanya kendala-kendala
yang menghambat aliran bahan bakar pada karburator dapat membawa patokan pada
sepeda motor.
Karburator yang tidak dapat
berfungsi dengan baik dapat mempengaruhi suplai bahan bakar dan bila itu
terjadi maka pembakaran menjadi tidak sempurna. Selain itu, pembakaran yang
tidak sempurna dapat mengakibatkan mesin cepat panas, dan knalpot mengeluarkan
asap yang tidak normal.














0 komentar:
Posting Komentar