Tuhan Aku Rindu Ayah L
Kata rindu selalu bermunculan dihati
ini, rindu ini sudah terlalu penuh dihatku,sesak rasany menaggung rasa
ini. sesekali ingin ku curahkan pada sosok lelaki yang tegar yang
kukenal sebagai ayah, ah.. tapi percuma sosok ayahku telah menghilang dari pelupuk
mataku, ia pergi sebelum aku tumbuh dewasa…ku rebahkan tubuhku dihamparan
rumput hijau, ku gigit sedikit bibirku, mataku menerawang jauh ke langit biru
dan untuk sekian kalinya hatiku berguman “ayah…, bisa kah kau lihat aq disini
betapa rindunya aku kepadamu”. tak tersa butiran2 air mata terjatuh dari
pelupuk mata ini
dengan
penuh linangan air mata ku mencoba tuk berdiri…. hatiku seakan ingin berteriak
“Tuhan…!! ingin ku hujat diriMu, ingin ku Marah padaMu, ingin Ku menolak semua
takdir yg kau berikan padaku… takdir dariMu itu terlalu sakit untuk ku rasa
tuhan… tidak kah kau mengerti apa yang kurasa tuhan ??!!! tidakkah kau rasa ha
??!”.
tuhan tidak kah kau melihat betapa
bahagianya mereka yang masih mempunyai ayah, tak ada kesukaran yang tersirat
dalam raut wajah mereka, ku ingin begitu ya tuhan… ingin sekali rasanya merasakan
ketenangan dalam hidup, bersama dengan ayah meski tuk beberapa detik…, andai
kau izinkan aku berjumpa dengan ayah, kan ku rangkul ia dengan erat, kan
ku lampiaskan rasa rindu ini dengan bercengkrama dengan ayah dan inginnya ku
merabahkan kepalaku kepangkuannya demi ingin merasakan belailan lembut
tangannya….
tpi sayang… :( :( :(
Rindu AyahRindu Ayah
tuhan tak’kan pernah memberi kesempatan
itu kepada ku
karena ku tahu yg mati tak kan pernah
kembali…. benarkan Tuhan …. ?!
dengan
isak tangisku ku berlutut dihamparan rumput hijau yang bergoyang
“Tuhan
izinkan aku berbaring dipangkuan Ayahku ??!” *hiks*



0 komentar:
Posting Komentar